You are currently browsing the monthly archive for October 2009.

Selain ketidakpuasan dan penasaran publik terkait dengan susunan Kabinet Indonesia Bersatu II (KIB II), ada yang luput disyukuri dan menjadi lompatan besar dalam pengembangan Badan Intelijen Negara (BIN), ke depan. Sutanto, Mantan Kapolri diangkat menjadi Kepala BIN. pilihan SBY terhadap Sutanto menjadi taruhan besar bagi Pemerintahan SBYmengingat Sutanto adalah pejabat intelijen non-militer ketiga setelah Amir Sjarifudin ketika lembaga intelijen masih bernama Lembaga Pertahanan B, dan Subandrio, ketika bernama Badan Pusat Intelijen(BPI). Read the rest of this entry »

Advertisements

Purnomo Yusgiantoro (PY), Mantan Menteri ESDM telah diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II (KIB II). Ada nuansa keterkejutan dari berbagai kalangan, terutama para pemerhati militer dan keamanan terkait dengan penunjukan tersebut. Hampir senada, sedikit meragukan kapasitas PY dalam menahkodai departemen yang menjadi kepanjangan tangan sipil dalam mengontrol militer tersebut. Akan tetapi, sebagai teknokrat profesional, PY agaknya meyakini bahwa pos barunya ini merupakan bagian dari penugasan yang harus dijalani secara profesional. Meski dianggap minim pengetahuan tentang seluk-beluk masalah pertahanan dan kemiliteran oleh berbagai pihak, namun PY memiliki pengalaman menjadi Wakil Gubernur Lemhannas selama dua tahun, ketika Juwono Sudarsono menjabat sebagai Gubernur di lembaga tersebut. Read the rest of this entry »

Quo Vadis Brimob Polri?

Berlarut-larutnya permasalahan antara Polri dan KPK terkait dengan Kasus Bank Century membuat publik makin skeptis dengan arah penegakan hukum di Indonesia, khususnya pada pemberantasan korupsi. Hal ini ditegaskan dengan terbukanya satu persatu kebobrokan dua institusi tersebut berkaitan dengan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Bila publik merasa bahwa selama ini KPK dianggap sebagai lembaga bersih yang tidak kenal suap, dan selalu menolak bernegoisasi dengan tersangka kasus korupsi. Berdasarkan pengakuan Antasari Azhar, mantan Ketua KPK yang menjadi tersangka, maka secara perlahan publik pun kian penasaran, apakah benar KPK, yang dianggap sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia telah terkontiminasi. Hal tersebut tentu saja membuat publik dibingungkan dengan berbagai manuver dan pernyataan yang pada akhirnya meragukan kredibilitas KPK itu sendiri. Read the rest of this entry »

Dalam tiga bulan terakhir tiga institusi; KPK, Polri, dan TNI selalu menjadi pemberitaan media terkait dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Bahkan di ranah publik, ketiga institusi tersebut terkesan saling berkompetisi dan cenderung mengarah ke konflik. KPK dan Polri misalnya, pasca penangkapan Antasari Azhar, karena dugaan kasus pembunuhan berencana. Kemudian dilanjutkan dengan dijadikannya dua pimpinan KPK menjadi tersangka, karena tersangkut dengan penyalahgunaan wewenang pada Kasus Bank Century, membuat publik ikut meradang. Hal ini dilihat sebagai upaya untuk menumpulkan KPK sebagai institusi yang sarat prestasi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Read the rest of this entry »