You are currently browsing the monthly archive for February 2010.

Wacana pemakzulan terhadap pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono yang diembuskan Partai Gerindra menjadi serius dibahas oleh banyak kalangan. Hal ini ditambah dengan pola kepemimpinan Yudhoyono yang dianggap melankolik dan tidak setegar waktu periode pertama kepresidenannya. Meski dianggap angin lalu oleh partai koalisi pemerintah di DPR, guliran pemakzulan Yudhoyono-Boediono menjadi kekhawatiran kalangan terdekat di lingkaran istana. Hal ini ditegaskan dengan berbagai respons dari Yudhoyono, selain selalu curhat kepada publik berkaitan dengan perilaku politik yang mengancam pemerintahannya. Langkah konsolidasi yang dilakukannya terhadap pimpinan lembaga tinggi negara makin memperkuat bahwa pemakzulan bukan lagi sekadar wacana. Read the rest of this entry »

Advertisements

Makin kuatnya wacana Pemakzulan SBY-Boediono mengidentifikasikan bahwa pergerakan politik di parlemen harus disikapi serius. Apalagi maraknya unjuk rasa terkait dengan ketidakpuasan terhadap kinerja 100 Hari KIB II juga menjadi penegas bahwa isu pemakzulan tersebut bukan semata-mata dihembuskan untuk membangun daya tawar politik koalisi partai-partai pendukung SBY-Boediono, tapi juga memiliki harapan politik lebih besar; mengganti SBY-Boediono. Read the rest of this entry »