Muradi–POLMAS DAN PROFESIONALISME POLRI
Cetakan Pertama, Juli 2010
Penerbit: LCKI – PSKN UNPAD
Halaman: xvi + 135 Hal. ISBN: 978-602-97514-0-6
Harga: Rp. 25.000,- + ongkos kirim (ada dipasaran awal September 2010)
Kontak Person:
Nurman (085624706304)
Debi Harmanza (081931465159/02292944584)

Dilema antara mendahulukan penanganan kasus-kasus berkadar promosi tinggi dengan membumikan Polmas sebagai program strategis masih menjadi bagian permasalahan terbesar dalam mengimplementasikan Polmas di Indonesia. Hal ini disebabkan bukan hanya karena sikap oportunis dari Kasatwil untuk menggapai jabatan dan promosi yang lebih tinggi, tapi juga karena tuntutan pimpinan Polri yang menginginkan agar para pimpinan Polri di daerah dapat memberikan kontribusi secara optimal bagi program Mabes Polri yang terlalu berorientasi pada hasil.

Buku ini mengupas masalah demi masalah yang terkait dengan implementasi program Polmas dalam kaca mata akademik dan praktis. Selain membahas lembar demi lembar problematika yang dihadapi oleh Polri dalam menjalankan program Polmas, buku ini juga menawarkan berbagai konsep dan proses tahapan program yang lebih realistis dan berkorelasi dengan karakter keindonesiaan. Selain itu, buku ini juga mengingatkan adanya korelasi antara program Polmas dengan Pemda sebagai pemangku kepentingan di daerah. Untuk itu perlu adanya pelibatan Pemda dalam membumikan program Polmas, sehingga ada semacam pembagian pertanggungjawaban terkait dengan Polmas. Sebab, meski program Polmas adalah domain Polri, namun institusi yang paling diuntungkan dari suksesnya program Polmas selain Polri adalah Pemda.

Buku ini mencoba mengajak berbagai kalangan yang memiliki ketertarikan dengan isu-isu kepolisian untuk kembali mencoba mendudukkan program Polmas dalam konteks yang lebih bercitra rasa Indonesia dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan programnya. Sehingga di masa yang akan datang, Polmas tidak lagi hanya bersifat sloganistis, tapi menjadi bagian yag terpenting dalam mendorong Polri sebagai institusi profesional dan mandiri.