You are currently browsing the category archive for the ‘Politik Luar Negeri’ category.

Abstract:
Hamas’s won in Palestine Election on 2006 January, had negative response by Western Country and U.S. One of the negative responsive was economic fund boycott. Hamas and Fatah had internal conflict that made worst situation, in which each of them took under the political state organization. There was not good communication, if that situation viewed by political communication. The problem is one of them has already gave the propaganda to each others, so they used propaganda to response the statement about the Hamas’s Govt. The Political communication perfective, the propaganda, and the negative response, mainly have not effective communication on each country. Read the rest of this entry »

Advertisements

Eksekusi mati tiga terpidana kasus Bom Bali seakan melengkapi titik akhir dari perubahan strategi dalam perang melawan terorisme. Sepekan sebelumnya Barack Obama, dari Partai Demokrat memenangi Pemilu Presiden di Amerika Serikat (AS)dan mengakhiri delapan tahun kepemimpinan Bush yang syarat dengan pendekatan keamanan. Banyak pihak meyakini bahwa pergantian kepemimpinan di AS juga akan mempengaruhi konfigurasi politik internasional, termasuk di dalamnya perang melawan terorisme. Read the rest of this entry »

Mengacu pada definisi Human Security yang ditawarkan oleh Garry King dan Christhoper Murray tentang tujuan dari Human Security “that is intended to include only essential elements, meaning elements that are ‘important enough for human being to fight over or to put their lives or property at great risk. They identify five key indicators off well-being, such as: poverty, health, education, political freedom, and democracy. They are underlining that intend to incorporate into an overall measure of human security for individual and groups”. Penjelasan dari King dan Murray mempertegas bahwa keberadaan manusia (human being) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari konsep keamanan. Hal ini mengindikasikan bahwa secara eksplisit peran pemerintah sebagai actor Negara menjadi sangat penting. Kelima identifikasi yang masuk dalam lingkup Human Security merupakan elemen dasar yang harus dipenuhi oleh suatu pemerintahan demokratik kepada rakyatnya. Read the rest of this entry »

I. Pendahuluan

Perang global melawan terorisme, sebagaimana definisi Campbell seperti ‘Perang Globalisasi Pertama’, hal ini disimbolisasikan oleh banyaknya trend; tendensi meningkatnya Negara-negara untuk berbalik memberi perhatian untuk melakukan kerja sama international dalam pencegahan ancaman keamanan. Perang global melawan terorisme tersebut makin mengemuka setelah terjadinya serangan terrorist ke gedung WTC dan Pentagon, Amerika Serikat yang dikenal dengan Peristiwa 9/11. Peristiwa tersebut menegaskan bahwa perang melawan terorisme menjadi bagian yang terpisahkan dari menjaga agar peradaban manusia tetap terjaga. Terorisme yang berakar dari ketidakpuasan dan ketidakadilan yang berkembang di masyarakat karena ketidakmampuan pemerintah dalam merealisasikan harapan dan tuntutan yang berkembang di masyarakat makin menjadi dengan menggunakan sentimen ideologi; Marxism-Leninism, atau nationalism, dan juga agama. Ideologi-ideologi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk melegitimasikan berbagai praktik kekerasan yang menjadi inti dari terorisme. Kebencian kelompok separatism terhadap Negara induk, menjadi satu stimulasi bagi praktik kekerasan dan terror, sebagaimana yang terjadi di Srilanka, antara pemerintah Srilanka dengan kelompok Macan Tamil Ealam, antara Pemerintah Turki dengan kelompok pemberontak Suku Kurdi, antara Pemerintah Philipina dengan MILF,Abu Sayaf, ataupun MLNF, serta sejumlah aksi tindak kekerasan dan terror lainnya, aksi bom bunuh diri dan tindak kekerasan hampir selalu menjadi keseharian di Negara-negara penuh konflik. Read the rest of this entry »

I. Introduction

It is the contemporary fact that states relation is no longer inside the boundary of the state. People may communicate to each other 24 hours a day, 365 days a year, around the world, without any limitation from state’s bureaucracy or censorship. People may find out what happened at the other side of the world within seconds through television, telephone, internet, or other types of communication device. CNN and Al-Jazeera provide the latest and updated news on conflicts in the Middle East, or even through news in the internet. The speed of people communicating to each other on different countries in this age of time indicated the era of modern and global world. It shows the era where people may easily communicate easier without any barrier. On the other side, globalization also emerge threats for the existing of nation-state. Borderless world as the expression of globalization has made many countries in the world worked harder to keep their sovereignty and nationalism against the attack of globalization. Read the rest of this entry »